Pembangunan Zona Integritas

Bersama Mewujudkan Kejaksaan Negeri Surakarta Menuju WBK

Komitmen untuk memperkuat tata kelola yang bersih, akuntabel, transparan, serta menghadirkan pelayanan publik yang mudah, ramah, dan inklusif.

Proses pembangunan dan evaluasi berkelanjutan
6Area PerubahanKerangka perubahan menyeluruh
29Standar Operasional ProsedurProses kerja yang lebih tertata
28Aplikasi PendukungDigitalisasi pelaksanaan tugas

Ringkasan angka berdasarkan bahan paparan pembangunan Zona Integritas tahun 2026. Ilustrasi hero bersifat dekoratif.

Perubahan Dimulai dari Komitmen

Budaya kerja yang profesional, melayani, dan berorientasi hasil

Pembangunan Zona Integritas dijalankan melalui komitmen bersama, Pakta Integritas, Tim WBK, Agen Perubahan, Duta Pelayanan, rencana aksi, serta keteladanan pimpinan.

Fondasi Perubahan

Enam Area Pembangunan Zona Integritas

Perubahan dilakukan dari budaya kerja internal hingga pengalaman masyarakat saat memperoleh layanan.

01

Manajemen Perubahan

Menumbuhkan pola pikir dan budaya kerja berintegritas melalui rencana aksi, agen perubahan, komitmen bersama, dan keteladanan pimpinan.

02

Penataan Tata Laksana

Menyederhanakan proses kerja, memperkuat SOP, digitalisasi, dan keterbukaan informasi agar pelaksanaan tugas semakin efektif.

03

Penataan Sistem Manajemen SDM

Mendorong pengelolaan pegawai berbasis kompetensi, kinerja, kedisiplinan, serta pengembangan profesional.

04

Penguatan Akuntabilitas

Menyelaraskan perencanaan, target, pelaksanaan, monitoring, dan pelaporan untuk menghasilkan kinerja yang terukur.

05

Penguatan Pengawasan

Memperkuat pengendalian gratifikasi, SPIP dan manajemen risiko, penanganan pengaduan, serta pencegahan benturan kepentingan.

06

Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Mengembangkan standar layanan, PTSP, fasilitas inklusif, pengelolaan aspirasi, dan evaluasi layanan secara berkelanjutan.

Video Komitmen

Bergerak Bersama Menuju WBK

Saksikan komitmen Kejaksaan Negeri Surakarta dalam membangun lingkungan kerja yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dari Komitmen Menjadi Aksi

Inovasi yang mendekatkan layanan kepada masyarakat

Teknologi, penyederhanaan proses, dan layanan jemput bola dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas serta pengalaman pengguna yang lebih baik.

Digitalisasi Proses Kerja

SIMAK, SIGAP, PRISMA, E-SIPA, dan SI-PENA mendukung administrasi, monitoring, pengawasan, serta pelaksanaan tugas.

Pelayanan yang Inklusif

Jaksa Garda Inklusi dan penyempurnaan fasilitas membantu menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.

Edukasi dan Pendampingan

Penerangan Hukum Online, Jaksa Sahabat Guru, dan Jaksa Sayang Anak memperluas akses masyarakat terhadap informasi hukum.

Hadir Lebih Dekat

Jaksa Masuk Pasar dan Jaksa Masuk Masjid menjadi bagian dari pendekatan pelayanan dan edukasi hukum yang menjangkau ruang publik.

SIMAKSIGAPPRISMAE-SIPASI-PENAJaksa Garda InklusiPenerangan Hukum Online
Berorientasi pada Pengguna

Pengalaman layanan yang lebih sederhana

Masyarakat ditempatkan sebagai pusat dari setiap upaya penyempurnaan pelayanan.

Langkah 01

Temukan Informasi

Ketahui jenis layanan, persyaratan, alur, dan kanal resmi yang tersedia.

Langkah 02

Akses Layanan

Gunakan kanal layanan yang sesuai dengan kebutuhan secara mudah dan tertib.

Langkah 03

Berikan Umpan Balik

Sampaikan saran atau pengaduan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

Integritas dan Partisipasi

Pelayanan bersih tumbuh bersama pengawasan masyarakat

Penguatan integritas dilakukan melalui kampanye antikorupsi dan antigratifikasi, pengelolaan risiko, pencegahan benturan kepentingan, Whistleblowing System, serta tindak lanjut pengaduan melalui kanal resmi.

Standar dan maklumat pelayanan yang mudah dipahami.

PTSP, ruang konsultasi, ruang laktasi, dan fasilitas ramah difabel.

Kanal aspirasi dan pengaduan untuk mendorong evaluasi layanan.

Pertanyaan Umum

Mengenal proses menuju WBK

Apakah Kejaksaan Negeri Surakarta sudah memperoleh predikat WBK?

Halaman ini menjelaskan proses pembangunan Zona Integritas menuju WBK. Predikat WBK tidak dinyatakan telah diperoleh dan informasi akan disesuaikan dengan hasil evaluasi resmi.

Apa tujuan pembangunan Zona Integritas?

Tujuannya adalah memperkuat tata kelola yang bersih, akuntabel, transparan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi?

Masyarakat dapat menggunakan layanan resmi, memberikan saran dan penilaian, serta menyampaikan pengaduan melalui kanal yang tersedia.

Integritas Dibangun Bersama

Dengan semangat Cakep, Guyub, Migunani, Kejaksaan Negeri Surakarta terus memperkuat integritas, akuntabilitas, inovasi, dan kualitas pelayanan.

Pembaruan 2026. Halaman ini menjelaskan proses pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan tidak menyatakan bahwa predikat WBK telah diperoleh.

Buka WhatsApp
1
Butuh Bantuan?
Admin
Hallo 😊
Apa yang bisa kami bantu?