
🤝⚖️ Memperkuat Sinergi dalam Pemenuhan Hak Pendidikan bagi Seluruh Warga Negara. Kejaksaan Negeri Surakarta melalui Bidang Intelijen melaksanakan monitoring kegiatan Koordinasi dan Permintaan Informasi terkait Situasi Pemenuhan Hak Pendidikan Kelompok Penghayat Kepercayaan yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kota Surakarta. Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk menghimpun informasi sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.(Senin, 29 Juni 2026)
Beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut meliputi:
✅ Evaluasi pemenuhan hak pendidikan bagi peserta didik dari kelompok penghayat kepercayaan.
✅ Identifikasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan layanan pendidikan, termasuk sistem administrasi, pendataan, dan ketersediaan tenaga pendidik.
✅ Penguatan koordinasi antara Komnas HAM, MLKI, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan dalam menciptakan layanan pendidikan yang semakin inklusif.
✅ Diskusi mengenai upaya membangun pemahaman masyarakat agar tercipta sikap saling menghormati terhadap keberagaman serta mengurangi stigma dan diskriminasi.
Kejaksaan Negeri Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis melalui penguatan koordinasi, dialog, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman serta menjamin terpenuhinya hak-hak setiap warga negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bersinergi, Berdialog, dan Menguatkan Harmoni dalam Keberagaman untuk Indonesia yang Berkeadilan.









